SOLUSI CERDAS PUTRA - PUTRI ANDA UNTUK MENGGAPAI CITA - CITA

Mari Belajar Tuk Meraih Masa Depan !

Bersama Rumah Pintar Ibu Nur WUJUDKAN CITA-CITA PUTRA-PUTRI ANAK ANDA.

Logo Kami

Solusi Cerdas Untuk Putra-putri Anda.

Tenaga Pengajar yang handal

Membuat putra-putri anda semangat dalam belajar.

Ingin seperti Mereka ?

Belajar ditempat kami menggunakan metode seperti tersebut (siswa belajar mandiri).

MARI BELAJAR SEKARANG JUGA

Kurang percaya diri jika belajar sendirian ? Kami Solusinya.

Minggu, 04 Agustus 2024

Les Privat vs Kursus Reguler: Ini Perbedaan & Kelebihannya!

 05 Agustus 2024

Les atau kursus lembaga di luar sekolah atau non formal yang memberikan pelajaran, pengetahuan, atau keterampilan di bidang tertentu dalam waktu yang cukup singkat. Nah, seiring berkembangnya teknologi dan informasi, kegiatan les atau kursus yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka (offline), sekarang jadi bisa dilaksanakan secara daring (online). 

Les atau kursus juga punya berbagai moda, misalnya privat dan reguler. Kira-kira lebih bagus yang mana ya? Les privat atau kursus reguler? Bagus atau tidaknya sebenarnya kembali lagi ke kebutuhan Sobat Cakap. Jadi, kenali dulu les privat dan kursus reguler beserta kelebihannya masing-masing, yuk!

Apa itu Les Privat?

les-privat

Les privat adalah bentuk atau metode pembelajaran yang dilakukan secara pribadi atau perseorangan. Kegiatan belajar-mengajar biasanya di antara satu pengajar dan satu peserta. Saat ini, ada juga bentuk les privat kelompok yang terdiri dari maksimal 4 orang peserta. 

Les privat bertujuan untuk memberikan pembelajaran yang intensif dan perhatian penuh terhadap si pemelajar guna pemahaman yang lebih mendalam dan personal. Jadwal dan kurikulum biasanya menyesuaikan kebutuhan peserta. 

Nah, sebelum Sobat Cakap memilih les privat, pertimbangkan dahulu kelebihan dan kekurangannya, yuk! Simak ulasan berikut ini: 

Kelebihan les privat

(1) Progres lebih terpantau

Jumlah peserta les privat yang sedikit memungkinkan pengajar untuk memberikan perhatian yang lebih intensif terhadap progres yang dicapai peserta. Pengajar juga dapat memantau kendala yang dihadapi oleh peserta dan menyesuaikan pendekatan pembelajaran yang sesuai. 

(2) Pengajar bisa datang ke kediaman peserta 

Ada beberapa lembaga pendidikan non formal yang menyediakan jasa les privat di rumah. Pengajar nantinya akan datang ke rumah kamu sesuai dengan jadwal yang sudah disetujui pihak pengajar dan peserta. Kamu jadi bisa belajar dengan nyaman di rumah masing-masing, Sobat Cakap! 

(3) Fleksibilitas jadwal dan materi 

Metode pembelajaran yang privat memungkinkan kamu untuk meminta materi tertentu ke pengajar. Kamu juga bisa menentukan waktu belajar dengan mengkomunikasikannya bersama pengajar. 

(4) Perkembangan lebih cepat

Perhatian dan pengawasan penuh yang diberikan pengajar memungkinkan kamu untuk lebih cepat berkembang dibanding belajar di kursus reguler. Kamu jadi lebih cepat dalam memahami dan menguasai materi. Ditambah kamu bisa dengan leluasa berkomunikasi dengan pengajar. 

(5) Lingkungan yang lebih privat dan nyaman

Buat Sobat Cakap yang kurang suka keramaian dan menginginkan suasana belajar yang fokus, bisa memilih les privat dibandingkan kursus reguler. Kamu bisa fokus belajar bersama pengajar tanpa distraksi yang tidak perlu. 

Kekurangan les privat

Banyak kelebihan yang bisa dirasakan saat les privat, tapi ada beberapa kekurangan yang bisa kamu jadikan untuk pertimbangan. Simak ulasan berikut:

(1) Biaya lebih mahal 

Bentuk pembelajaran yang lebih eksklusif membuat les privat jauh lebih mahal dibanding kursus reguler. Les privat menawarkan banyak kelebihan yang tidak ditemukan di kursus reguler, itulah sebabnya kamu harus merogoh kocek dalam-dalam jika memilih les privat. 

(2) Potensi ketergantungan dengan pengajar tertentu 

Ada kemungkinan peserta menjadi ketergantungan dengan satu pengajar tertentu saat mengambil les privat. Hal ini seringkali menimbulkan kesulitan dalam beradaptasi dengan metode belajar yang berbeda. 

(3) Keterbatasan interaksi sosial

Jika kamu memilih les privat, kamu akan kehilangan kesempatan untuk berinteraksi sosial yang biasa ditemukan di kelas kursus reguler. Perlu diingat bahwa kemampuan bersosialisasi sama pentingnya dengan keahlian-keahlian lain. 

Nah, demikianlah kelebihan dan kekurangan dari les privat. Sekarang, mari kenali lebih dalam kursus reguler beserta kelebihan dan kekurangannya, yuk! Simak ulasan berikut ini!

Apa itu Kursus Reguler?

kursus-reguler

Kursus reguler adalah bentuk atau metode pembelajaran yang diadakan secara teratur dengan jadwal dan kurikulum tertentu. Berbeda dengan les privat, kursus reguler memiliki jumlah peserta lebih banyak. Dalam satu kelas biasanya terdapat 10 – 20 orang peserta. 

Kursus reguler memungkinkan kamu untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan peserta kursus yang lain. Kamu juga bisa memperluas koneksi dan relasi saat mengambil kursus reguler.  

Yuk, simak kelebihan dan kekurangan kursus reguler berikut ini. Ulasan di bawah bisa kamu gunakan menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk memilih les privat atau kursus reguler. 

Kelebihan kursus reguler

(1) Biaya lebih terjangkau 

Umumnya, biaya kursus reguler cenderung lebih murah dan terjangkau dibandingkan les privat. Hal ini disebabkan oleh beban biaya kursus dapat dibagi oleh sejumlah peserta yang ada di kelas. 

(2) Keterampilan sosial dan kolaborasi

Kursus reguler memungkinkan kamu untuk berkembang secara sosial dan juga berkolaborasi dengan peserta lain dalam mengembangkan potensi dan keahlian kamu. Kedua aspek ini sangat penting dan dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja.  

(3) Persiapan untuk lingkungan kerja 

Kursus reguler memberikan kamu kesempatan untuk berkolaborasi dan melatih kamu dalam bekerja sama. Lingkungan di kelas kursus reguler akan mempersiapkan kamu di lingkungan kerja di mana kolaborasi dan kerja tim sangat dibutuhkan. 

(4) Kurikulum lebih terstruktur

Kurikulum yang ada di kursus reguler biasanya sudah terstruktur dan dirancang sedemikian rupa untuk mencapai target keterampilan dengan baik. Kurikulum yang sudah terstruktur ini akan memberikan peserta paparan luas terhadap apa yang akan dipelajari. 

(5) Progres dipantau bersama

Di dalam kelas kursus reguler, pengajar dapat memantau perkembangan atau progres kelas secara umum. Pengajar dan peserta juga bisa saling memberikan umpan balik dalam berbagai hal, seperti metode pengajaran yang efektif di kelas. 

Kekurangan kursus reguler

(1) Potensi distraksi

Metode pembelajaran di ruang kelas yang ramai akan memunculkan distraksi atau gangguan saat kegiatan belajar-mengajar. Hal ini tentunya akan mengganggu tingkat konsentrasi dan fokus peserta saat belajar. 

(2) Tingkat pemahaman dan fokus peserta yang beragam 

Para peserta yang ada di kelas kursus reguler ada kemungkinan memiliki tingkat pemahaman dan fokus yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan perkembangan dan penguasaan materi yang tidak merata. Para peserta juga mungkin memiliki metode belajar yang berbeda yang mempengaruhi pemahaman mereka terhadap suatu materi. 

(3) Keterbatasan waktu 

Kursus reguler dengan kurikulumnya yang terstruktur jadi membatasi durasi pendalaman materi. Jadi, agak sulit untuk benar-benar menggali dalam sebuah materi dalam kelas kursus reguler. 

Demikianlah ulasan les privat dan kursus reguler beserta kelebihan dan kekurangannya. Kamu bisa menggunakan artikel ini sebagai bahan pertimbangan sebelum memilih les privat atau kursus reguler. Pilihlah sesuai dengan metode belajar dan kebutuhan kamu ya, Sobat ! 

Mau les atau kursus yang asyik dan efektif? Di Rumah Pintar Ibu Nur aja!!

@sumber berita : blog.cakap.com

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

Jumat, 02 Agustus 2024

Begini Cara Menyelesaikan Masalah yang Efektif

Cara menyelesaikan masalah pada setiap orang bisa saja berbeda. Namun, ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan dan sesuaikan dengan kebutuhanmu, misalnya dengan mengembangkan fleksibilitas, resiliensi, hingga creativity and resourcefulness. Ingin tahu selengkapnya mengenai cara-cara tersebut, simak di artikel berikut, ya!

Setiap hari dan setiap orang pasti akan dihadapkan pada masalah, entah itu ringan atau berat. Meskipun menghindar atau lari kerap jadi cara tercepat, tapi menyelesaikan masalah dengan cara yang efektif tetap menjadi pilihan yang lebih bijak.

Begini Cara Menyelesaikan Masalah yang Efektif - Alodokter

Selain membuatmu jadi lebih tenang setelah masalah akhirnya selesai, selama prosesnya pun, akan banyak pembelajaran baru yang bisa kamu dapatkan dan terapkan jika kembali dihadapkan pada masalah yang sama atau mirip di kemudian hari.

Berbagai Cara Menyelesaikan Masalah

Nah, saat kamu mengalami masalah, hal pertama yang harus dilakukan adalah menerima keberadaan masalah tersebut. Kecenderungan untuk panik, cemas, bahkan menolak keberadaan masalah, tentu saja ada. Namun, sebisa mungkin ambil waktu berdiam sejenak supaya kamu bisa menenangkan diri.

Kamu bisa mencoba beberapa cara untuk menenangkan diri, mulai dari melakukan teknik pernapasan, bercerita atau mengobrol dengan orang yang bisa kamu percaya, atau melakukan meditasi, yoga, atau olahraga ringan.

Setelah lebih tenang dan pikiran terasa lebih jernih, tekankan dan yakinkan dirimu bahwa kamu bisa bangkit dari keterpurukan (resiliensi) akibat masalah dan mulailah melakukan beberapa cara menyelesaikan masalah yang efektif berikut ini.

1. Identifikasi masalah yang ada

Setelah lebih tenang dan mampu berpikir positif, coba mulai mengidentifikasi awal mula dan penyebab munculnya masalah tersebut. Kamu bisa mulai memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Dengan begitu, kamu dapat lebih mudah untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

2. Cari beberapa pilihan solusi

Setelah mengetahui akar masalah, kamu bisa mulai untuk mencari beberapa solusi yang sekiranya dapat digunakan untuk mengatasi masalahmu. Cobalah lebih fleksibel dan kembangkan kreativitas saat mencari dan memilih solusi. Kamu bisa membuat daftar kelebihan dan kekurangan dari pilihan solusi yang ada.

Tidak ada salahnya juga untuk meminta saran dan masukan dari orang terdekat dan bisa dipercaya. Sebisa mungkin dia adalah orang yang netral sehingga opini dan masukannya nanti diharapkan objektif.

3. Pilih solusi terbaik dengan bijak

Bila kamu sudah menemukan beberapa pilihan solusi atas masalahmu dan membuat sudah melihat gambaran kelebihan serta kekurangan dari masing-masing pilihan, maka kamu harus menetapkan solusi mana yang akan kamu pakai.

Tidak masalah untuk menetapkan plan B atau rencana cadangan yang bisa kamu gunakan jika pilihan pertama tidak berhasil menyelesaikan masalah secara efektif.

4. Segera selesaikan masalah yang ada

Sesudah memutuskan solusi yang akan kamu pakai, segera lakukan. Hindari menunda-nunda karena hanya akan membuat kamu jadi semakin tidak tenang bahkan bisa membuat masalah baru, lho.

Nah, itulah beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi masalah. Yang perlu diingat adalah masalah merupakan hal yang normal terjadi dan sewajarnya harus dihadapi dan bukan dihindari,

Namun, jika masalah yang kamu alami tidak kunjung selesai dan sudah mengganggu kehidupanmu, bahkan membuatmu jadi suka mengurung diri, sedih berkepanjangan, muncul rasa putus asa, atau kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya disenangi, berkonsultasilah dengan psikolog atau psikiater untuk mendapatkan arahan dan terapi yang tepat.


@sumber : alodokter.com

Ditinjau oleh: dr. Merry Dame Cristy Pane
Referensi

Sarathy, V. (2018). Real World Problem-Solving. Frontiers In Human Neuroscience, 12, pp. 261.
Healthline (2022). 22 Ways to Calm Yourself Down.
Pedersen, T. Psych Central (2022). How to Deal with Your Problems.
Cherry, K. Verywell Mind (2023). Problem-Solving Strategies and Obstacles.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

 Jum'at, 02 Agustus 2024 16:00 WIB

Mengatasi dan Mencegah Kecanduan Gadget pada Anak

  
Responsive image
 19222
Tim Promkes RSST - RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten

Perkembangan teknologi semakin berkembang dengan pesat sesuai dengan perkembangan zaman. Teknologi muncul dengan berbagai macam jenis dan fitur Teknologi selalu baru dari hari ke hari. Kebutuhan terhadap teknologi merupakan salah satu kebutuhan penting saat ini, hal ini disebabkan karena teknologi sangat dibutuhkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup manusia.

Salah satu produk teknologi yang sangat dibutuhkan saat ini adalah aplikasi teknologi informasi. Manfaat yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Selain itu untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.

Salah satu produk aplikasi teknologi informasi yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan yang paling berkembang pada saat ini adalah gadget. Pada era globalisasi seperti saat ini, kebutuhan seseorang untuk melakukan interaksi sosial khususnya untuk berkomunikasi satu dengan lainnya tidaklah susah. Hanya dengan menggunakan gadget seseorang dapat berinteraksi satu dengan orang lain. Gadget sendiri dapat berupa komputer atau laptop, tablet PC, dan juga telepon seluler atau smartphoneGadget pada era globalisasi sangatlah gampang dijumpai, sebab hampir semua kalangan masyarakat memiliki gadget. Pasalnya gadget tidak hanya beredar di kalangan remaja (usia 12-21 tahun) dan dewasa atau lanjut usia (usia 60 tahun ke atas), tetapi juga beredar di kalangan anak-anak (usia 7-11 tahun) dan ironisnya lagi gadget bukan barang asing untuk anak (usia 3-6) tahun yang seharusnya belum layak menggunakan gadget.

Kita ketahui bahwa Penggunaan gadget bagi anak usia dini bagai dua mata pisau. Di satu sisi memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak, namun di sisi lain juga memberikan dampak yang berbahaya bagi pengembangan karakternya. Dalam sebuah ulasan disampaikan oleh pendiri New Parent Academy, memaparkan gadget memiliki beberapa manfaat yakni dapat menunjang pengetahuan serta mempersiapkan anak menghadapi dunia digital. Dijelaskan, pengetahuan bisa diperoleh melalui beragam aplikasi edukatif yang bisa Diunduh gadget tersebut. Aplikasi semisal menebak warna bisa melatih kemampuan anak dalam mengenali jenis-jenis warna di sekitarnya. Selain itu, gadget juga dapat melatih kemampuan berbahasa asing anak karena biasanya aplikasi maupun program yang tertera di gadget menggunakan bahasa asing.

Pengenalan gadget pada anak usia dini sangat penting karena dapat membantu menstimulasi imajinasi, membantu memperbaiki kemampuan mendengar, mempelajari suara-suara dan bicara, serta dapat membantu daya pikir strategi anak, namun tetap pada pengawasan orangtua. Sebagian besar orang menganggap bahwa dengan memberikan gadget pada anak akan lebih mudah orang tua melakukan pekerjaan mereka dari pada terus diganggu oleh si anak, pada sisi lain lagi orangtua atau guru berpendapat bahwa dengan memberikan gadget pada anak sejak dini anak akan lebih familiar dengan teknologi sehingga membuat mereka dapat memiliki wawasan dan ilmu pengetahuan yang lebih cepat dan luas. Namun, gadget juga meninggalkan sejumlah dampak negatif antara lain dapat menghambat perkembangan motorik anak, menghambat perkembangan bahasa dan sosial anak, menimbulkan masalah perilaku, serta menimbulkan masalah kesehatan fisik. Anak usia dini masih dalam tahap perkembangan motorik yang mengharuskannya banyak bergerak. Disisi lain penggunaan gadget yang berlebihan akan membuat anak diam terlalu lama sehingga perkembangan kesehatannya akan terganggu dan anak akan mengalami obesitas. Bahkan tidak hanya motoriknya, kemampuan berbahasa dan bersosial anak juga akan terhambat karena anak tidak banyak berinteraksi dengan orang lain. Selanjutnya adalah dapat menurunkan daya konsentrasi dan meningkatkan ketergantungan anak untuk dapat mengerjakan berbagai hal yang semestinya dapat mereka lakukan sendiri. Lebih lanjut, semakin terbukanya akses internet dalam gadget yang menampilkan segala hal yang semestinya belum waktunya dilihat oleh anak-anak mengandung akibat negatif yang membahayakan anak karena banyaknya fitur atau aplikasi yang tidak sesuai dengan usia anak. Dampak negatif terbesar bagi anak adalah ketika anak ketergantungan gadget.

Ketergantungan gadget akan membuat anak lupa bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya yang berdampak psikologis terutama krisis percaya diri pada anak, menghilangkan ketertarikan pada aktivitas bermain atau melakukan kegiatan lain. Ini yang akan membuat anak lebih bersifat menyendiri. Banyak anak yang lebih memilih bermain gadget ketimbang bermain dengan teman untuk bermain sekedar bermain bola di lapangan.

Ketika anak telah kecanduan gadget akan membuat anak merasa gelisah jika dipisahkan dengan gadget tersebut. Sebagian besar waktu mereka habis untuk bermain gadget. Akibatnya tidak hanya kurangnya kedekatan antara orang tua anak-anak juga cenderung menjadi introvert. Selain itu juga dapat mempengaruhi perkembangan otak anak. PFC (Pe Frontal Cortex) adalah bagian di dalam otak yang mengontrol emosi, kontrol diri, tanggung jawab dan nilai moral lainnya. Anak yang kecanduan teknologi, otaknya akan memproduksi hormon dopamine secara berlebihan yang mengakibatkan fungsi PFC terganggu.

Cara Mengatasi Anak Kecanduan Gadget

Kecanduan gadget pada anak bisa membuat anak jadi malas bergerak dan tidak fokus pada pelajaran sekolahnya. Hal ini bisa membuat prestasi di sekolah jadi menurun. Selain itu, dalam beberapa penelitian menyebutkan bahwa kecanduan gadget yang diikuti gaya hidup tidak sehat, termasuk ngemil berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan tidur hingga larut malam, akan meningkatkan risiko anak terkena obesitas dan penyakit jantung di kemudian hari. Oleh karena itu, supaya anak terhindar dari dampak buruk tersebut, berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa kita terapkan untuk mengatasi kecanduan gadget pada anak :

1.      Jadi contoh yang baik untuk anak.

Anak-anak adalah “peniru ulung”, oleh karena itu orang tua diharapkan bisa menjadi contoh yang baik untuk mereka. Jika anak sering melihat orangtua atau orang sekitarnya bermain gadget hingga larut malam atau makan sambil main games, bukan tidak mungkin anak akan meniru tindakan ini. Oleh karena itu, cara pertama untuk mengatasi kecanduan gadget adalah dengan menjadi contoh yang baik untuk anak. Sebisa mungkin, jangan bermain gadget di depan anak dan gunakan gadget sewajarnya.

2.      Batasi dan awasi penggunaan gadget pada anak.

Untuk mengatasi kecanduan gadget pada anak, waktu mengakses gadget harus dibatasi. Tentukan durasi dan jadwal untuk bermain gadget, misalnya 1-2 jam dalam sehari. Selain itu, awasi juga anak saat bermain gadget, supaya ia tidak mengakses konten pornografi atau kekerasan. Jika gadget dilengkapi dengan fitur age-restricted, terapkan fitur ini untuk membatasi waktu dan jenis aplikasi atau tontonan yang bisa di akses oleh anak. Dalam menerapkan batasan ini, orangtua perlu bersikap tegas. Latih anak untuk meminta izin terlebih dahulu sebelum bermain gadget dan mengembalikannya dengan baik setelah selesai digunakan.

3.      Buat aktivitas menyenangkan bersama anak.

Untuk mengatasi kecanduan gadget, orangtua bisa merancang aktivitas lain yang menyenangkan agar pikiran anak teralihkan. Ajak anak bersepeda atau lari pagi, memasak bersama, menggambar atau mewarnai bersama, atau berkebun di pekarangan rumah. Selain itu, ajaklah anak ke taman dekat rumah supaya anak bisa bermain dengan teman-teman sebayanya.

4.      Tetapkan wilayah bebas gadget di rumah.

Dalam hal ini orang tua, bisa menetapkan tempat-tempat bebas gadget di dalam rumah, misalnya ruang makan, ruang keluarga, atau kamar tidur. Artinya ketika berada di dalam ruangan ini, siapa pun tidak boleh menggunakan gadget. Tentunya hal ini orangtuapun juga mentaati aturan tersebut.

5.      Beri tahu anak bahaya menggunakan gadget terlalu lama.

Orangtua bisa mengajak anak bebicara tentang berbahayanya pengunaan gadget dalam waktu yang lama dan terus menerus. Risiko yang ditimbulkan bisa terjadinya risiko terjadinya obesitas atau sakit mata jika anak lebih sering duduk main gadget dan jarang bermain di luar rumah. Selain itu, jelaskan pada anak dengan bahasa yang mudah bahwa gadget dan internet bisa menjadi tempat yang berbahaya untuknya, apalagi jika anak juga bermain di media sosial.

Tidak masalah membahas mengenai orang jahat yang beraksi melalui media sosial, asalkan orangtua juga mendiskusikan bersama-sama bagaimana cara menghindari masalah tersebut, misalnya dengan menyepakati bahwa penggunaan gadget harus selalu diawasi. Pastikan anak tetap merasa aman dan tidak jadi khawatir berlebihan.

6.      Berikan mainan yang sesuai usia anak.

Cara mengatasi anak kecanduan gadget lainnya adalah memberikan mainan sesuai usianya. Untuk anak usia 1-3 tahun, mainan yang cocok diberikan adalah mainan blok, puzzle, krayon dan buku gambar, atau permainan profesi. Anak yang lebih besar juga bisa diberikan mainan tersebut dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan.

Langkah-langkah di atas memang perlu orangtua lakukan untuk membatasi penggunaan gadget anak. Namun, usahakan untuk tidak memarahi atau meneriaki saat anak sedang mengeyel. Alih-alih memahami maksud orangtua, justru bisa mengalami trauma yang dapat mengganggu kesehatan mentalnya.

Dengan melihat beberapa ulasan di atas, ketergantungan gadget pada anak usia dini merupakan kondisi dimana anak menggunakan gadget secara terus menerus lebih dari 2 (dua) jam. Anak akan melakukan protes bahkan jika tidak diberikan gadget bahkan anak tidak dapat melewatkan waktu sehari pun tanpa gadget. Dalam upaya mencegah ketergantungan anak terhadap penggunaan gadget, orang tua perlu memiliki pemahaman sehingga orang tua dapat memberikan pencegahan yang tepat untuk melakukan pembiasaan-pembiasaan bagi anak-anaknya dalam mengurangi penggunaan gadget secara terus menerus. Menurut pemahaman orangtua, gadget memiliki manfaat positif dan dampak negatif bagi anak. Manfaat positif di antaranya anak dapat belajar dari berbagai konten-konten yang sesuai. Adapun dampak negatif gadget bagi anak salah satunya anak akan kurang aktif dalam bersosialisasi maupun kurang aktif secara fisik. Bentuk-bentuk pemberian pencegahan yang dapat dilakukan oleh orang tua, seperti memberi arahan, memberi pengertian, memberi nasehat dan lain sebagainya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan orang tua yaitu bersama sang anak. Hal tersebut dapat membuat anak merasa nyaman tanpa harus menggunakan gadget.

Selain itu, orang tua dapat berupaya mengarahkan anak untuk dapat berinisiatif melakukan interaksi dengan tetangga atau dengan teman sebayanya agar anak dapat bermain dengan teman sebayanya ketika sedang melakukan kegiatan yang lain. Upaya lainnya yang dapat dilakukan orang tua seperti memberi aturan ketika anak tetap ingin menggunakan gadget, seperti konten apa saya yang boleh digunakan, memberi batas waktu bermain misalkan hanya boleh menggunakan gadget 15 menit perhari, dan juga tetap dalam pengawasan orang tua. Orang tua sangat berperan penting dalam mengantisipasi ketergantungan anak terhadap penggunaan gadget, orang tua perlu menjadi teladan yang baik bagi anak. Jika anak mendapatkan batasan waktu untuk menggunakan gadget begitupun dengan orang tua, tidak menggunakan gadget di depan anak, agar dapat menjadikan contoh yang baik secara adil.

 @sumber: yankes.kemkes.go.id

Referensi :

Akbar, Sa’dun. 2015. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung : PT.  Remaja Rosda Karya.

Hastuti. 2012. Psikolog Perkembangan Anak. Yogyakarta : Tugu Publisher.

Novitasari, W. & Khotimah, N. 2016. Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Interksi Sosial Anak Usia 5 - 6 Tahun. Jurnal PAUD Teratai, 05 (03): 182 - 186.

Pebriana, P.H. 2017. Analisis Penggunaan Gadget terhadap Kemampuan Interaksi Sosial pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi, Vol 1 (No.1), hal 1-11.

Wardiana, P. A., Wiarta, I. W., & Zulaikha, S. 2014. Hubungan antara Adversity Quotient (Aq) dan Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Matematika pada Siswa Kelas V SD. Jurnal PGSD, 2 (1), 1 - 11.

Fathia Nurfadilah, Badru Zaman, Nur Faizah Romadona. Upaya Orang Tua untuk Mencegah Ketergantungan Anak Terhadap Penggunaan GadgetEdukids : Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

Tips Belajar Efektif Dan Menyenangkan

    TIPS BELAJAR YANG EFEKTIF DAN MENYENANGKAN

Semua keberhasilan yang ingin dicapai memerlukan proses, tak terkecuali belajar bila ingin belajar kita berhasil maka perlu strategi agar belajar tersebut bisa efektif, dan prosesnya tidak membosankan alias menyenangkan. Cara belajar efektif dan menyenangkan mutlak diperlukan, agar nantinya dapat memberikan hasil yang sangat maksimal. Apalagi bagi para pelajar, mahasiswa maupun semua orang yang sedang dalam proses belajar secara keseluruhan, metode belajar yang tepat sangat dibutuhkan, karena itu merupakan syarat utama untuk dapat meraih prestasi terbaik yang didambakan. Jadi, mulai sekarang, berusahalah untuk menerapkan belajar efektif dalam keseharian anda.


Cara belajar efektif membutuhkan kedisiplinan dan ketekunan yang serius. Yup.. dalam segala hal keseriusan sangat menentukan. Buat apa kalau metode belajarnya sudah tepat, tetapi dijalani dengan semau gue. Keberhasilan seseorang di masa mendatang, terletak pada bagaimana dia menjalankan usahanya pada masa sekarang. Jadi sekali lagi, sebuah impian besar pasti mampu diwujudkan asalkan direncanakan dan dijalankan dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab yang besar dan wajib tahu tentang cara belajar efektif.

Tips Belajar Efektif dan Menyenangkan. Dan berikut ini adalah enam langkah yang anda wajib tahu bagaimana cara belajar efektif yang paling mudah dan bisa anda lakukan dari sekarang, sebelum anda menyesal untuk selamanya. Karena selain anda, mungkin juga pesaing anda yang juga membaca ini sudah mulai start dari sekarang.

Berikut ini adalah cara belajar efektif yang dapat anda terapkan dalam kegiatan sehari-hari atau bahkan sangat menghadapi ulangan, ujian, TPB, UAS, UTS atau tes akademik :

1. Rangkumlah materi inti sehingga menjadi sebuah ringkasan
Pada cara belajar efektif pertama dalam semua materi pelajaran, pasti ada materi pokok. Nah, incarlah ini dan ringkaslah sehingga memudahkan anda dalam memahami setiap detail pelajaran. Dengan begitu, anda mampu memagang kuat apa yang sebenarnya harus dikuasai.

2. Aktif dan Kreatif dalam mengikuti pelajaran 
Jangan menunggu bapak atau ibu guru atau dosen mengajukan sebuah pertanyaan kepada anda. Mulai sekarang, mulailah bertindak aktif ketika sedang dalam proses cara belajar efektif mengajar di kelas. Jangan pasif. Dengan begitu, hal-hal yang sekiranya benar-benar belum anda fahami mempunyai peluang lebih besar untuk langsung dijelaskan solusinya oleh para pengajar anda.

3. Belajar berkelompok
Nah, cara belajar efektif yang satu ini juga banyak memberikan manfaat yang sangat besar bagi anda. Dengan menerapkan belajar bersama atau kelompok, nantinya akan bisa saling sharing dengan teman-teman yang lain mengenai pokok-pokok materi pelajaran yang mungkin sulit dipecahkan atau difahami.

4. Mengembangkan materi pelajaran yang ada
Bagi sebagian besar pelajar, hal ini masih sangat jarang dilakukan atau diterapkan. Padahal jika cara belajar efektif ini dilakukan dengan baik, dampaknya akan sangat terlihat. Carilah segala hal / pertanyaan yang belum ada dalam soal-soal latihan, dan nantinya bisa anda tanyakan langsung kepada para bapak/ibu guru yang mengajar pelajaran itu. Mulai sekarang, kembangkanlah materi sebanyak mungkin agar bisa lebih mendalami materi pelajaran.

5. Disiplin dalam segala hal termasuk belajar
Nah, cara belajar efktif ini merupakan salah satu kunci berhasil atau tidaknya segala sesuatu. Tanpa adanya sebuah kedisiplinan, sepertinya mustahil untuk mencapai hasil yang maksimal. Aturlah belajar anda dan jalankanlah apa yang sudah anda rencanakan dengan disiplin tinggi.

6. Memperkaya Referensi pendukung
Untuk mendapatkan referensi pendukung, pada jaman sekarang tidaklah sulit. Perpusatakaan sekolah / kampus sudah tersedia dengan sangat lengkap. Kalau memang anda belum bisa menemukan referensi yang anda inginkan, anda masih bisa menjelajah internet dengan sangat leluasa. Hampir segala sesuatu tersedia di dunia maya. Gunakanlah teknologi internet ini untuk mendukung belajar anda.

Nah, mungkin itulah beberapa cara belajar efektif paling mudah yang dapat kami hadirkan. Semoga saja apa yang sudah kami berikan ini bisa memberikan manfaat kepada anda dan anda bisa langsung mempraktekannya sesegera mungkin.

Setelah tadi di atas kita sudah menjelaskan bagaimana cara belajar efektif yang dirangkum secara umum, kali ini kita membahas tentang bagaimana cara belajar efektif yang menyenangkan ataupun tidak bikin bosan ketika anda sedang belajar.

Belajar, itulah kata yang setiap hari pelajar lakukan, baik SD, SMP maupun SMA. Mereka melakukan hal itu untuk membuat mereka pintar dan dapat membanggakan orangtua. Tetapi, kadang-kadang belajar membuat kita bosan sehingga kita tidak berniat untuk belajar. Nah, di bawah ini beberapa tips untuk membuat belajar sehari-hari kita tidak membosankan dan bisa menyenangkan :

1. Selingi dengan istirahat
Jika merasa mulai jenuh atau bosan belajar terus menerus, ada baiknya diselingi dengan istirahat. Misalkan setiap belajar 1 jam, istirahatnya sekitar 10 menit. Kita bisa melakukannya sambil keluar dulu dari dalam ruang belajar, ambil minum atau makan makanan kecil, tapi jangan lupa untuk balik lagi buat belajar.

2. Atur Ruang Belajar
Kenyamanan ruang belajar juga bisa membuat suasana belajar kita menjadi enak. Jangan sampai ruangan tersebut berantakan, rapikan dulu barang-barang yang acak-acakan tersebut, jika sudah rapi akan keliatan lebih luas dan segar. Ini juga merupakan bentuk cara belajar efektif yang mempunyai faktor besar.

3. Dengarkan Musik
Ada yang bilang kalo cara belajar efektif sambil dengerin musik bisa ngebantu kita agar berpikir jernih. Hmm.. boleh dicoba tuh, tapi jangan sampai musik yang diputar adalah jenis musik hingar bingar, malahan tidak bisa konsentrasi nantinya. Carilah musik yang lembut, dan kalo bisa musik instrumental (tapi hati-hati, jangan sampai ketiduran lho).

4. Belajar dengan Praktik
Cara belajar efektif yang tidak membosankan keempat adalah jika belajar hanya dengan membaca (teori) saja, bisa menyebabkan jenuh, cobain deh untuk melakukannya (praktik). Misalnya pelajaran IPA, kita bisa belajar sambil mengamati tumbuh-tumbuhan, hewan atau apapun, dengan demikian kita bisa membuat sebuah acara belajar jadi mengasyikan, sekalian membuktikan kebenaran teori tersebut.

5. Belajar dengan Rutin
Dengan belajar dengan rutin, kita bisa mengingat pelajaran yang dahulu pernah diajarkan oleh guru maupun belum pernah diajarkan.

6. Jadilah seorang Detektif
Detektif? ini kan belajar bukannya mecahin kasus kejahatan? maksudnya adalah, di dalam belajar, anggaplah pelajaran itu sebagai teka-teki yang harus dipecahkan, atau kasus yang sangat sulit untuk diselesaikan. Kayak detektif Conan gitu, kalo kita berhasil mecahin kasus tersebut, berarti kita adalah detektif yang hebat.

7. Ubah Metode Belajar
Jangan belajar dengan cara yang sama dengan terus menerus. mungkin anda tidak cocok dengan teknik belajar seperti itu, setahu kami ada 3 jenis metode cara belajar efektif yang bisa anda pahami ini.

Metode Membaca : sebagian besar orang mengunakan metode belajar ini, orang yang cocok mengunakan tidak mengalami kesulitan yang berarti.
Metode Mendengarkan : Orang tipe ini akan lebih mudah
Metode 8. Ciptakan suasana yang kondusif
Dalam cara belajar efektif, anda harus menciptakan suasana yang kondusif, nyaman dan tenang untuk belajar. Cara ini merupakan salah satu cara belajar yang baik karena bagaimanapun jika ingin materi yang anda pelajari itu bener-bener masuk ke otakmu, anda harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman. Sehingga nggak mengganggu konsentrasi. Belajar di luar ruangan mungkin adalah pilihan yang cukup baik, karena selain lebih fresh, kita juga bisa lebih tenang dan nggak penat dalam belajar.

9. Sering tapi jangan lama
Belajar jangan terlalu lama, namung per sering anda belajar, seperti pagi 45 menit, siang 15 menit, sore 30menit, malam 1 jam, insya allah cara belajar efektif ini bisa berjalan baik.

10. Mengerti bukan Menghafal
Kalau anda menghafal sesuatu belum tentu anda mengerti. Saat Anda mengerti topik yang dipelajari, secara otomatis anda akan paham. Pemahaman ini yang akan membantu anda menganalisa jawaban. Jadi, biar soalnya diputar-putar, Anda pasti bisa jawab. Memang sih, beberapa mata pelajaran memang butuh hafalan. Misalnya saja tanggal bersejarah atau nama-nama tokoh. Kuncinya, baca berulang-ulang, tanpa anda sadari hafalan itu bakal melekat di ingatan dengan sendirinya.

Sesungguhnya cara belajar efektif yang paling mudah adalah belajar yang timbul dari dalam hati, bukan karena terpaksa. artikel ini terinspirasi dari berbagai sumber dan diri kami sendiri. Ada kalanya kita saat belajar pelajaran yang kita baca sejak tadi tidak ada yang masuk sama sekali.. Bukankah percuma jika kita belajar dengan waktu lama namun tidak ada hal yang terekam oleh otak. Hindari penyakit dalam belajar. Mari kita mulai belajar manajemen waktu dalam aktifitas kita sehari-hari. Semoga membantu untuk aktifitas belajar anda.

Sumber: http://www.aswanblog.com

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين